Apa itu obat PPI dan mekanisme kerjanya?

Ppi adalah obat yg paling sering diresepkan dokter buat para penderita asam lambung. Karena obat jenis ini dianggap paling efektif dan paling aman buat mengobati penyakit saluran cerna terutama yang berhubungan dengan gastritis dan gerd. Ppi diterjemahkan sebagai penghambat pompa proton. Proton itu adalah partikel bermuatan positip yang dalam hal ini adalah ion hidrogen H+ yang merupakan penentu tingkat keasaman lambung. Yang dimaksud dengan pompa proton adalah suatu enzim yang sering disebut dengan H+,K+-ATPase yang berperan menyebabkan pembentukan ion H+ dalam jumlah besar pada sel parietal lambung. Sel parietal adalah sel dimana terbentuk asam lambung yang berada pd permukaan dinding lambung. Makin banyak terbentuk ion H+, makin tinggi tingkat keasaman lambung. Obat ppi itu bekerja dengan menghambat aktivitas produksi enzim tersebut pada tahap akhir proses pembentukannya.

Contoh Obat PPI

obat ppi omeprazole
Obat ppi yang paling sering dipakai sekarang ada 5 yaitu omeprazole, lansoprazole, pantoprazole, rabeprazole dan esomeprazole. Omeprazole dan lansoprazole adalah ppi yang paling banyak dan paling lama digunakan. Keduanya tidak tahan asam dan keduanya kebanyakan dibuat dalam bentuk butiran kecil berbalut enterik sebagai selubung khusus supaya tahan asam, dikemas dalam kapsul lepas lambat yang larut dalam usus halus pada pH sekitar 6. Kalo kita buka kapsulnya, bisa terlihat butiran obatnya. Lansoprazole juga tersedia dalam bentuk tablet yang luluh di mulut dan dapat diminum degan atau pun tanpa air. Ini berguna untuk penderita yang menderita disfagia atau susah menelan yg berat.

Biasanya di kemasan obatnya ada tulisan FD ato FDT, yg artinya fast disintegrating tablet, tablet yang cepat luluh, contohnya adalah yang merk Prosogan FD. Omeprazole tersedia dalam butiran yang tidak bersalut enterik yg artinya tidak terlindungi dari asam lambung tapi dia dicampur dengan bahan natrium bikarbonat. Natrium bikarbonat memiliki 2 tujuan yaitu melindungi omeprazole dari penguraian oleh asam lambung. Dan untuk mempercepat proses pembasaan lambung dan pengaktifan pompa proton yang mempercepat kerja ppi. Ion bikarbonat sendiri merupakan salah satu sistem pertahanan alami mukosa lambung terhadap asam lambung yang menciptakan suasana basa pada lapisan epitel lambung. Itulah kenapa sodium bikarbonat atau baking soda merupakan salah satu bahan masakan yang bisa dipakai buat penetral asam lambung, karena dia juga mengandung bikarbonat. Pantoprazole dan rabeprazole juga tersedia dalam bentuk bersalut enterik. Obat ini juga tersedia dalam bentuk injeksi untuk disuntik langsung ke pembuluh darah balik supaya efek kerjanya lebih cepat.

Mekanisme kerja Obat PPI

Semua obat ppi ini bersifat larut dalam lemak dan ketika masuk ke dalam sel parietal lambung penghasil asam lambung secara berdifusi (perpindahan molekul / peresapan), obat ini mengalami penguraian atom secara kimiawi dan terperangkap di lingkungan asam di saluran penghasil asam lambung. Proses ini menghambat pengeluaran asam lambung pada tahap akhir pembentukan asam lambung itu. Efek kerja ppi cukup cepat, dengan efek penghambatan asam maksimal antara 2 sampe 6 jam setelah pemberian obat pertama dan lama efek penghambatan itu bisa berlangsung hingga 72 smpe 96 jam. Dgn dosis berulang setiap hari, terjadi efek penghambatan asam yg terus meningkat, dgn efek penekanan produksi asam lambung yang bisa mencapai lebih dr 95 % dari produksi asam lambung normal, menurut teorinya. karena tidak semua pompa asam dinonaktipkan saat dosis pertama terapi, diperlukan dosis berulang selama 3 sampai 4 hari sebelum mencapai efek penekanan asam lambung yang lengkap. Waktu paruh ppi ini cukup singkat yaitu rata-rata sekitar 1,5 jam, tapi efek penekanan asam lambungnya bisa bertahan sampai 24 jam. Karena itu, diperlukan waktu antara 3 sampai 4 hari untuk produksi asam lambung menjadi normal kembali, setelah penghentian total ppi.

Perlu diketahui, semua obat yang diminum akan mengalami efek pengurangan dosis yang disebut dengan eliminasi lintas pertama, termasuk ppi. Setiap obat yang diminum, akan mengalami pengurangan dosis oleh proses penyerapan oleh usus halus. Dan kemudian, melalui pembuluh balik yg disebut vena porta yang menuju ke hati. Obat-obatan itu akan mengalami metabolisme lintas pertama oleh hati dan kadarnya akan turun sebelum dialirkan ke sistem peredaran darah tubuh untuk mencapai area kerja obat tersebut. Hal ini merupakan salah satu fungsi hati yang bekerja untuk memetabolisme setiap zat-zat yang melaluinya, apalagi obat-obatan ini sebenarnya dianggap sebagai benda asing yang berbahaya bagi tubuh. Berbeda dengan ppi yang didapat melalui injeksi ato suntikan. Kalau dengan suntikan, ppi tidak akan mengalami eliminasi lintas pertama oleh hati, karena dia tidak melalui vena porta sehingga efektifitas ketersedian obat di dalam darah cukup besar, mendekati dosis awalnya. Efek kerja ppi injeksi juga cukup cepat sehingga cepat meredakan keluhan. Ini biasanya diberikan pada penderita asam lambung yang datang ke ugd saat kumat supaya keluhannya cepat hilang. Obat-obatan ini juga mengalami apa yang disebut dengan efek pembersihan oleh ginjal sehingga kadar obat didalam peredaran darah sistemik juga akan turun.

Khusus untuk ppi, efek pembersihan oleh ginjal terhadap ppi hanya sedikit. Itu artinya ppi ini tidak memberatkan kerja ginjal sehingga aman buat ginjal meskipun digunakan dalam jangka panjang. Ppi juga cukup ramah buat hati dan bahkan cukup aman buat penderita penderita penyakit hati ringan hingga sedang. Efektifitas kerja ppi pada tiap orang bisa beda-beda. Banyak faktor yang bisa mempengaruhinya yang tergantung pada kondisi tubuh masing-masing orang.

Supaya bisa bekerja efektif, ppi harus diberikan sekitar 1 jam sebelum makan, biasanya sebelum sarapan atau sebelum makan malam. sehingga kadar puncaknya dalam serum darah bertepatan dengan aktifitas maksimal produksi pompa asam lambung. Selain itu, pemberian ppi saat perut kosong, akan mempercepat proses penyerapan obat oleh usus halus dan diedarkan ke sistem peredaran darah. Dan akhirnya cepat mencapai area kerjanya di lambung. Makanan juga bisa mengganggu proses penyerapan ppi makanya ppi harus diberikan saat perut kosong. Pada dasarnya, kita sangat membutuhkan asam lambung buat mencerna maknan dan membunuh kuman atau bakteri yang masuk bersama makanan. Tapi karena kondisi tertentu, misalnya bagi orang yang menderita cedera di lambung atau orang yang menderita cedera di esofagus akibat refluks asam lambung ke esofagus, maka ppi sampai sekarang masih merupakan salah satu pilihan obat yang sering dipakai oleh dokter.

Dengan penekanan produksi asam lambung oleh ppi maka itu akan memberikan kesempatan pada bagian yang cedera itu untuk memperbaiki diri. Tapi karena penekanan produksi asam lambung ini, ada zat-zat penting tertentu yang tidak bisa diserap secara sempurna oleh tubuh, karena proses penyerapannya memerlukan asam lambung atau yang sering disebut dengan faktor instrinsik lambung. Zat-zat penting tersebut misalnya adalah vitamin b12 dan kalsium. Orang yang minum ppi dalam jangka panjang, wajib minum suplemen penambah zat-zat tersebut. Karena itu, efek samping yang sering disebutkan karena kekurangan vitamin b12 dalam jangka panjang adalah kesemutan, pegal-pegal, gangguan saraf tepi, anemia, dll. Juga disebutkan adanya kecenderungan resiko menderita patah tulang panggul karena kekurangan kalsium dalam jangka panjang. Karena adanya resiko tersebut, kita memang dituntut harus hati-hati dalam hal pemakaian ppi dalam jangka panjang.

Kalau memang dirasa masih perlu dengan rutin minum ppi, silahkan saja rutin minum ppi. Lebih bagus lagi, tetap dalam pengawasan dokter. Kita juga perlu mencoba menurunkan dosis obat pelan2 kalo kondisi kita sdh dirasa cukup normal dgn cara, kalo sehari2nya biasa minum dengan dosis 2 x 1, bisa diturunkan dengan dosis 1 x 1. Kalau yang biasanya dengan dosis 1 x 1, bisa diturunkan dengan minum 2 hari sekali. Kemudian, bisa diturunkan lagi jadi 3 hari sekali. Setelahnya, bisa distop dan diminum saat dirasa benar2 perlu aja (on demand). Teknik penurunan dosis ini mengacu kepada karakteristik efek penekanan asam lambung seperti yang dijelaskan diatas. Cara seperti ini juga untuk menghindari kondisi acid rebound atau kondisi melonjaknya produksi asam lambung karena penghentian pengobatan secara tiba-tiba yang bisa menimbulkan sensasi lebih berat dari sebelumnya.

Walau bagaimanapun, pemakaian obat-obatan yang terus menerus, tentu tidak bagus bagi tubuh. Karena pada umumnya, setiap obat-obatan itu akan dianggap sebagai racun oleh tubuh, terutama obat-obatan berbahan sintetis. Cobalah beralih atau barengi dengan herbal atau makanan alami yang mempunyai efek mengobati sebagai pengganti ppi. Makanan2 ini tentu sudah sering dibahas di grup.

Demikian dan semoga bermanfaat.

0 komentar